Jaksa Tingkatkan Dugaan Korupsi Dana Desa Fatusene ke Penyidikan

- Selasa, 27 September 2022 | 13:27 WIB
Kepala Seksi Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Negeri TTU, Andre P. Keya. (Gusty Amsikan/VN)
Kepala Seksi Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Negeri TTU, Andre P. Keya. (Gusty Amsikan/VN)

VICTORY NEWS TTU - Kejaksaan Negeri (Kejari), Timor Tengah Utara (TTU), meningkatkan status perkara dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Fatusene, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten TTU tahun anggaran 2015-2021 dari penyelidikan ke penyidikan.

Peningkatan status kasus itu setelah penyidik Kejaksaan Negeri TTU melakukan serangkaian penyelidikan dan menemukan indikasi adanya kerugian negara dari pengelolaan dana desa di Desa Fatusene.

Baca Juga: Ini Tujuan Digelarnya Konsultasi Publik I Revisi RTRW

Dalam penyelidikan itu, penyidik menemukan bukti yang diyakini penyidik adanya penyalahgunaan wewenang hingga merugikan keuangan negara.

"Untuk penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa Fatusene, sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke tahap Penyidikan," ungkap Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila, melalui Kasi Pidsus, Andre P. Keya, Selasa, (27/9/2022).

Baca Juga: Lakalantas di Noenebu, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Berdasarkan hasil penyelidikan yang diperoleh penyidik, pengelolaan dana desa di desa tersebut dikelola asal jadi dan terindikasi kuat merugikan keuangan negara.

Sejumlah program dan item kegiatan yang dibiayai dana desa itu bahkan ada yang tidak terealisasi. Namun, anggaran pada program tersebut telah dilaporkan terpakai.

Baca Juga: Wakil Bupati TTU Minta Konsultasi Publik I Revisi RTRW, Wajib Hindari Pesanan Oknum dan Kelompok Tertentu

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

Realisasi Program Terasa Masih Jauh Dari Target

Rabu, 30 November 2022 | 18:25 WIB

Seorang Siswa SMA di TTU Ditemukan Gantung Diri

Rabu, 16 November 2022 | 16:21 WIB

Tunggakan Upah Pekerja, KMPS Minta Tambahan Waktu

Selasa, 15 November 2022 | 16:39 WIB
X