Hadiri Ritual Adat Suka Amsele dan Amnunuh Oknum Anggota DPRD Dipolisikan

- Rabu, 15 Juni 2022 | 11:39 WIB
Kepala Desa Sapaen, Benediktus Amleni. (Gusty Amsikan/VN)
Kepala Desa Sapaen, Benediktus Amleni. (Gusty Amsikan/VN)

VICTORY NEWS TTU - Kepala Desa Sapaen, Kecamatan Biboki Utara, Benediktus Amleni, menyebut pihaknya menjadikan Anggota DPRD TTU, Falentinus Manek, Ketua BPD Desa Taunbaen, Leonardus Amnunuh, sebagai terlapor, karena menghadiri ritual adat, hingga berbuntut dugaan pengrusakan fasilitas air minum.

Peristiwa pengrusakan fasilitas air minum di desa tersebut terjadi pada Sabtu (11/6/2022), bertepatan dengan adanya ritual adat yang dilakukan oleh beberapa suku di Sumber Mata Air Oesiki.

Baca Juga: Dugaan Pengrusakan Fasilitas Air Minum, Polisi Bakal Klarifikasi Semua Pihak

Saat itu, sekitar pukul 10.00 Wita, Suku Amsele dan Amnunuh bergerak menuju Mata Air Oesiki untuk melakukan ritual adat.

Ikut dalam rombongan tersebut Anggota DPRD TTU, Falentinus Manek, Ketua BPD Desa Taunbaen, Leonardus Amnunuh dan Anggota BPD Desa Taunbaen.

"Kami lapor Pak Falen kan pernah dua periode jadi Kepala Desa Sapaen dan Sekdes hadir mengikuti ritual saat itu. Paling tidak dia memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan masyarakat yang melaksanakan ritual agar tidak merusak instalasi air yang ada,"ungkap Benediktus Rabu, (15/6/2022).

Baca Juga: Launching Tahapan Pemilu, Ketua KPU Minta Partisipasi Semua Pihak Sukseskan Pemilu Berkualitas

Ia melanjutkan, proses ritual adat tersebut berlangsung hingga sore hari. Sekitar pukul 15.30 Wita, rombongan nampak kembali dari lokasi ritual.

Saat itu juga, ada seorang anak yang menarik pipa besi dan pipa karet melintas. Ia bersama warga Desa Sapaen, yang tengah bergotong royong mendirikan bangunan, langsung menduga ada kerusakan pada fasilitas air minum di sumber air tersebut.

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

Pembangunan SDK Oenali Masuk Anggaran 2023

Jumat, 12 Agustus 2022 | 12:52 WIB
X