Dugaan Pengrusakan Fasilitas Air Minum, Polisi Bakal Klarifikasi Semua Pihak

- Selasa, 14 Juni 2022 | 17:33 WIB
Kapolsek Biboki Utara, Ipda Rudi Soik. (Gusty Amsikan/VN)
Kapolsek Biboki Utara, Ipda Rudi Soik. (Gusty Amsikan/VN)

VICTORY NEWS TTU - Polsek Biboki Utara membenarkan adanya laporan terkait dugaan pengrusakan fasilitas air minum yang berada di Desa Sapaen, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Laporan tersebut diterima pihaknya dari, Benyamin Sikone, dengan terlapor Anggota DPRD TTU, Falentinus Manek, dan Leonardus Amnunuh.

Baca Juga: DPRD Soroti Aksi Pungli Dengan Iming-Iming Bantuan Rumah

"Benar, ada laporan polisi yang dilaporkan oleh Benyamin Sikone. Terlapor adalah Falentinus Manek dan Leonardus Amnunuh atas dugaan peristiwa pengrusakan fasilitas air minum milik Desa Sapaen,"ungkap Kapolsek Biboki Utara, Ipda Rudi Soik, didampingi Kanitreskrim Bripka Agustinus Bria, Selasa, (14/6/2022).

Menurut Rudi, dugaan pengrusakan fasilitas air minum tersebut merupakan imbas dari persoalan beberapa suku di wilayah tersebut terkait sumber mata air Oesiki yang merupakan tempat ritus adat beberapa suku.

Baca Juga: JPU Limpahkan Perkara Alkes RSUD Kefamenanu ke Pengadilan Tipikor Dengan Dakwaan Kolusi

Sumber mata air tersebut merupakan tempat pelaksanaan ritual Suku Amsele dan beberapa suku lainnya. Pada lokasi itu juga dibangun tempat penampungan air dan instalasi pipa air minum.

"Karena persoalan itu adalah persoalan suku, maka langkah pertama yang kita tempuh adalah klarifikasi,"jelasnya.

Baca Juga: PGRI TTU Dukung Polisi Usut Tuntas Penganiayaan Guru Oleh Kepsek Oelbeba Cs

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

Distribusi Guru Tak Merata, Dinas PKO Tuai Kritik

Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:36 WIB

Ini Tujuan Digelarnya Konsultasi Publik I Revisi RTRW

Senin, 26 September 2022 | 14:47 WIB
X