Kejaksaan Bidik Tujuh Paket Pekerjaan Diduga Asal Jadi di BPBD TTU

- Kamis, 12 Mei 2022 | 14:59 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, Roberth Jimmy Lambila. (Gusty Amsikan/VN)
Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, Roberth Jimmy Lambila. (Gusty Amsikan/VN)

VICTORY NEWS TTU - Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) tengah melakukan penyelidikan terkait pembangunan tujuh tembok penahan yang dikerjakan di Maurisu, Seumbam, Maubesi, Lurasik, Tunbes, Oesena, dan Benpasi.

Ketujuh tembok penahan tersebut merupakan paket pekerjaan yang ada pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten TTU tahun 2020 dengan besaran anggaran kurang lebih 6 miliar rupiah.

Baca Juga: Dua Nyawa Terenggut dalam Laka Lantas Maut di TTU, Ini Identitas Korban

"Informasi itu benar. Kejaksaan Negeri TTU memang sedang melakukan penyelidikan terkait bangunan pengaman tebing di beberapa sungai atau kali. Itu merupakan paket pekerjaan yang ada di BPBD TTU,"ungkap Kepala Kejaksaan Negeri TTU, Roberth Jimmy Lambila, Kamis (12/5/2022) di Kefamenanu.

Menurut Roberth, Penyelidikan tersebut merupakan respon atas desakan masyarakat. Pasalnya, masyarakat telah melayangkan aduan dan laporan terkait kerusakan yang terjadi pada ketujuh tembok penahan tersebut.

Baca Juga: Penjabat Kades Oenain Bakal Dicopot Jika Terbukti

Masyarakat juga melampirkan foto-foto yang menegaskan adanya kerusakan pada bangunan tembok penahan yang disebabkan karena ketidaksesuaian spek. Atas laporan tersebut, pihaknya langsung mengambil langkah penyelidikan.

"Penyelidikan Ini bermaksud untuk mengetahui isi kebenaran dari laporan tersebut. Kalau memang speknya tidak baik, maka kita akan minta rekanan untuk perbaiki, dan jika ada kekurangan volume maka rekanan harus menambahkan,"tegas Roberth.

Baca Juga: Polisi Naikkan Status Kasus Penimbunan BBM Subsidi ke Penyidikan

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

X