Tak Hanya Jebloskan Koruptor ke Jeruji Besi, Kejari TTU Juga Berhasil Pulihkan Kerugian Negara Miliaran Rupiah

- Kamis, 8 Desember 2022 | 12:44 WIB
Kejari TTU berhasil memulihkan kerugian negara senilai Rp 100.000.000 ke kas negara, Rabu (7/12/2022). (Dokumentasi/Kejari TTU )
Kejari TTU berhasil memulihkan kerugian negara senilai Rp 100.000.000 ke kas negara, Rabu (7/12/2022). (Dokumentasi/Kejari TTU )

VICTORY NEWS TTU - Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) berhasil memulihkan kerugian negara senilai Rp 100.000.000 ke kas negara, Rabu (7/12/2022).

Uang tersebut merupakan pembayaran uang denda dari terpidana Munawar Luthfi yang telah mendapatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kupang Nomor 39/PID.SUS-TPK/2022/PN.Kpg, Tanggal 27 Oktober 2022.

Baca Juga: Kejari TTU Turunkan 108 Atlet Bertarung di Ajang Adhyaksa Taekwondo Cup

Dalam Putusan Pengadilan tanggal 3 November 2022 tersebut, Munawar Luthfi dihukum untuk membayar denda sebesar Rp.100.000.000 dan jika tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan 10 bulan.

"Kemarin terpidana sudah membayar dendanya dan saat itu juga kami langsung menyetorkan ke kas negara,"jelas Kepala Kejari TTU, Robert Jimmy Lambila, melalui Kasi Intel Kejari TTU Hendrik Tiip, Kamis, (8/12/2022).

Baca Juga: Kodim TTU Gelar Bakti Sosial Pembagian Sembako di Tapal Batas

Menurut Hendrik, dengan adanya penyetoran denda oleh terpidana Munawar Luthfi yang ada dalam rekening titipan Kejari TTU, maka semua uang pengganti dan uang denda dari para terpidana telah disetorkan ke kas negara sebagai PNBP Kejaksaan.

Dengan demikian, terpidana tidak lagi menjalani pidana subsidair denda 10 bulan.

Baca Juga: Bupati Juandi Berharap Program Gratieks Dapat Mendorong Akselerasi Ekspor Komoditas Pertanian di Kabupaten TTU

Sebelumnya, pada Kamis (16/7/2022) lalu, Kejari TTU melakukan penyetoran uang senilai Rp.1.433.111.814, ke kas negara sehubungan dengan penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Puskesmas Inbate pada Dinkes TTU TA. 2020 dan kembali menyetorkan uang sebesar Rp 1.212.231.813 untuk perkara yang sama.

Sementara terkait penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi Pengelolaan Keuangan Desa Makun, pihaknya telah menyetor uang senilai Rp 220.880.000 ke kas negara.

Baca Juga: Dukung Gratieks di TTU, Karantina Pertanian Kupang Gelar Workshop Hadirkan Petani dan Pelaku Usaha

Pada tanggal 7 Juli 2022, Kejari TTU kembali melakukan penyetoran uang senilai Rp 370.926.707 ke kas negara.

"Pada tanggal 7 Desember 2022, Kejari TTU telah melakukan penyetoran ke kas negara senilai Rp 1.904.038.521, sebagai PNBP Kejaksaan,"pungkasnya.

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

Reaksi Netizen Pasca OTT Ketua Araksi NTT, Memalukan

Kamis, 16 Februari 2023 | 07:38 WIB
X