Demi Hidupkan Kembali Norma Hukum Adat, Kejari TTU Gandeng Sejumlah Pakar

- Kamis, 7 Juli 2022 | 17:25 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, Roberth Jimmy Lambila. (Gusty Amsikan/VN)
Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara, Roberth Jimmy Lambila. (Gusty Amsikan/VN)

VICTORY NEWS TTU - Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) akan menghadirkan sejumlah narasumber dalam seminar bertajuk penguatan hukum adat dalam kaitan dengan upaya penyelesaian masalah pidana melalui jalur restorasi justice.

Narasumber yang akan dihadirkan di antaranya Pakar Hukum, Dr. Bernad L. Tanya, pengacara dan sejumlah dosen, serta tokoh-tokoh adat yang ada di wilayah Kabupaten TTU.

Baca Juga: Kejari TTU Dorong Penguatan Hukum Adat Guna Mendukung Upaya Restorasi Justice

"Kami merencanakan pembicaranya adalah Dr. Bernad L. Tanya, beberapa dosen dan tokoh-tokoh adat untuk memberikan masukan dalam upaya restorasi justice ini,"ungkap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTU, Roberth Jimmy Lambila, Kamis (7/7/2022).

Menurut Roberth, pihaknya bekerja untuk mendorong peningkatan peran lembaga-lembaga adat di Kabupaten TTU dalam menghidupkan kembali aturan-aturan adat yang berlaku di wilayah masing-masing.

Baca Juga: Disebut Terima Setoran Dana Ratusan Juta, Jaksa Diminta Ungkap Keterlibatan Mantan Bupati Fernandes

Para pakar dari unsur akademisi, pengacara dan tokoh-tokoh adat yang memiliki pengaruh secara sosial dan adat harus kembali menguatkan aturan-aturan adat yang berlaku di wilayah masing-masing demi mendukung upaya restorasi justice.

Sementara, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (Stikum) Cendana Wangi NTT, Randy Valentino Neonbeni mengatakan sebagai mitra Kejari TTU berkolaborasi mendukung konsep yang diinisiasi Kajari TTU.

Baca Juga: Hingga Memasuki Semester Dua, Gaji PTT Guru Enggan Dibayar, PGRI Angkat Suara

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

Gelar Demonstrasi, Ini Aspirasi Yang Diusung GMNI

Jumat, 2 September 2022 | 14:47 WIB
X