Lakmas NTT Tolak Masa Jabatan Kades, Sembilan Tahun Wujud Kemunduran Demokrasi

- Rabu, 25 Januari 2023 | 15:46 WIB
Direktur Lakmas Cendana Wangi NTT, Victor Emanuel Manbait. (Gusty Amsikan/VN)
Direktur Lakmas Cendana Wangi NTT, Victor Emanuel Manbait. (Gusty Amsikan/VN)

VICTORY NEWS TTU - Lembaga Anti Kekerasan Masyarakat Sipil (Lakmas) Cendana Wangi Nusa Tenggara Timur (NTT), ikut menolak keras usulan perpanjangan masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 9 tahun.

Ide perpanjangan masa jabatan menjadi 9 tahun merupakan, wujud kemunduran demokrasi dan semakin mengukuhkan kekuasaan kepala desa.

Baca Juga: Bantahan Bernadus Sasi Tak Korupsi Dana Desa Fatutasu Melalui Penasehat Hukum Ditolak Hakim

Kekuasaan mesti di evaluasi dalam waktu yang tak terlalu panjang dan tak terlalu pendek. Hasil evaluasi baik oleh rakyat, pasti terpilih untuk masa jabatan berikutnya.

"Lakmas tegas menolak masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun. Desa memang harus diperkuat tapi bukan dengan cara perpanjang masa jabatan. Ini bukti kemunduran demokrasi kita," ungkap Direktur Lakmas NTT, Victor Emanuel Manbait, Rabu, (25/1/2023).

Baca Juga: Tanggapi Rencana RDP Yang Hendak Digelar Tulasi, Atitus Nyatakan Siap Hadir dan Luruskan

Menurut Victor, Desa harus terus diperkuat dari waktu ke waktu. Namun, penguatan desa bukan dengan cara memperpanjang masa jabatan kepala desa hingga 9 tahun.

Memperkuat desa adalah dengan cara memberikan kewenangan bagi desa dalam merencanakan dan mengelola anggaran sesuai kebutuhan desa, dengan mensinergikan kebijakan pembangunan nasional, provinsi dan kabupaten.

Baca Juga: Arkadius Atitus; Opini Liar Dugaan Mafia Oleh BKPSDM Dalam Seleksi P3K Kesehatan, Bukti Tak Paham Aturan

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

X