Warga Belu Meninggal Ditembak Oknum Anggota Polisi, Keluarga Histeris Minta Pertanggungjawaban

- Selasa, 27 September 2022 | 16:07 WIB
Ibu kandung korban penembakan menangis di hadapan jenazah GYL anaknya sambil dipeluk Kapolres Belu AKBP Yoseph Krisbiyanto. (Marcel/OkeNTT)
Ibu kandung korban penembakan menangis di hadapan jenazah GYL anaknya sambil dipeluk Kapolres Belu AKBP Yoseph Krisbiyanto. (Marcel/OkeNTT)

VICTORY NEWS TTU - Ditengah upaya Institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), berjuang mengembalikan kepercayaan publik terhadap Polri, buntut peristiwa pembunuhan Brigadir Josua Hutabarat oleh Irjen Ferdy Sambo.

Kini, publik tanah air kembali dikejutkan dengan peristiwa penembakan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Polres Belu.

Baca Juga: Jaksa Tingkatkan Dugaan Korupsi Dana Desa Fatusene ke Penyidikan

GYL warga Dusun Lalosuk, Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, meregang nyawa di tangan oknum Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Belu.

Peristiwa naas itu bermula dari korban GYL dikabarkan terlibat penganiayaan terhadap salah seorang sopir tangki air di Lalosuk, Desa Manleten, pada 6 September 2022 lalu.

Baca Juga: Ini Tujuan Digelarnya Konsultasi Publik I Revisi RTRW

Korban GYL yang diduga merupakan pelaku penganiayaan kemudian dicari penyidik Polres Belu guna dimintai pertanggungjawaban.

Kendati demikian, upaya pencarian terhadap GYL tak kunjung ditemukan oleh aparat kepolisian setempat.

Baca Juga: Lakalantas di Noenebu, Satu Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

X