Wakil Bupati TTU Minta Konsultasi Publik I Revisi RTRW, Wajib Hindari Pesanan Oknum dan Kelompok Tertentu

- Senin, 26 September 2022 | 11:36 WIB
Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi, berpose bersama tim penyusun dan peserta Konsultasi Publik I Revisi RTRW Kabupaten TTU.  (Gusty Amsikan/VN)
Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi, berpose bersama tim penyusun dan peserta Konsultasi Publik I Revisi RTRW Kabupaten TTU. (Gusty Amsikan/VN)

VICTORY NEWS TTU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR ), setempat menggelar Konsultasi Publik I Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten TTU.

Kegiatan yang digelar di Aula Hotel Viktory II, Senin, (26/9/2022), dihadiri Wakil Bupati TTU, Pimpinan OPD, anggota Forum Penataan Ruangan, tim pendamping kegiatan revisi RTRW, tim LPPM ITN Malang, serta para camat se-Kabupaten TTU.

Baca Juga: DPRD Gelar Sidang Dua, Pemerintah Ajukan Dua Ranperda

Wakil Bupati TTU, Eusabius Binsasi, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada tim penyusun revisi RTRW Kabupaten TTU, LPPM Institut Teknologi Malang, serta semua yang terlibat dalam tahap persiapan hingga tahap pengolahan data dan analisis.

Menurut Eusabius, konsultasi publik memiliki makna penting dan strategis karena merupakan salah satu tahapan dalam proses penyusunan revisi Perda RTRW Kabupaten TTU nomor 19 tahun 2008.

Baca Juga: Warga Noemuti Dikejutkan Dengan Sesosok Mayat Perempuan Asal Desa Fatunisuan

Kesediaan menghadiri konsultasi publik tersebut merupakan bukti bahwa bapak/ibu peduli terhadap pembangunan daerah ini. Semoga bentuk kepedulian itu dapat ditunjukkan dengan pikiran-pikiran yang posisitf dan konstruktif demi menghasilkan sebuah RTRW yang baik dan berkualitas.

Pasalnya, salah satu konsideran Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, menyebutkan bahwa keberadaan ruang yang terbatas dan pemahaman masyarakat yang berkembang terhadap pentingnya penataan ruang, diperlukan penyelenggaraan penataan ruang yang transparan, efektif dan partisipatif agar terwujud ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Kado Terindah di Momentum 100 Tahun Kota Kefamenanu, Kode Desa Untuk 22 Desa Resmi Terbit

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

X