Sidang Perdana Korupsi Alkes RSUD Jilid II, Fee Proyek dan Keuntungan Mark Up Harga Dibagi Hingga Penguasa

- Sabtu, 3 September 2022 | 09:11 WIB
Sidang pembacaan dakwaan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Alkes RSUD Kefamenanu jilid II, Jumat, (2/9/2022).   (Dok/Humas Kejari TTU )
Sidang pembacaan dakwaan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Alkes RSUD Kefamenanu jilid II, Jumat, (2/9/2022). (Dok/Humas Kejari TTU )

VICTORY NEWS TTU - Kasus dugaan
Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), pengadaan Alkes RSUD Kefamenanu 2015, jilid II, dengan terdakwa dr.I Wayan Niarta, Iswandi Ilyas dan Fery Oktaviano, memasuki babak baru.

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut berlangsung di Pengadilan Tipikor Kupang, Jumat, (2/9/2022), setelah sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) TTU melimpahkan berkas dan para tersangka.

Baca Juga: DPRD Beri Tanggapan Tegas Terhadap Tuntutan GMNI Kefamenanu

Penuntut Umum S.Hendrik Tiip dan Andrew P. Keya dalam membacakan dakwaan kepada I Wayan Niarta, Cs, mengatakan para terdakwa melakukan tindak pidana korupsi pengadaan Alkes ICU Non e-Katalog, Maternal Non e-Katalog, Neonatal Non e-Katalog.

Para terdakwa melanggar Kesatu Primair 2 ayat 1 UU Tipikor Jo. Pasal subsidair Pasal 3 UU Tipikor Jo. Pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP atau Kedua pasal 21 UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Anti KKN Jo. Pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP.

Baca Juga: Gelar Demonstrasi, Ini Aspirasi Yang Diusung GMNI

Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Derman P. Nababan selaku hakim ketua dan dua hakim anggota yakni, Lisbet Adelina dan Florence Katarina, turut menghadirkan terdakwa I Wayan Niarta.

Kehadiran mantan Direktur RSUD Kefamenanu itu terlihat menggunakan kursi roda dan membawa serta tabung oksigen sebagai bentuk antisipasi, lantaran sedang jatuh sakit pasca ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Diduga Salahgunakan Dana Desa, Penjabat Kades Nainaban Diperintahkan Tuntaskan Proyek Mangkrak

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

X