Kuota Pengiriman Ternak Sapi Kabupaten TTU Diduga Dimonopoli Mafia Kartel Sapi Dari Luar Daerah

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:30 WIB
ilustrasi sapi (Alwi Hafizh)
ilustrasi sapi (Alwi Hafizh)

VICTORY NEWS TTU - Izin pembelian dan pengiriman ternak sapi di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diduga dimonopoli oleh mafia kartel sapi dari luar daerah.

Para mafia kartel sapi tersebut sama sekali tidak memiliki peternakan sapi di wilayah TTU.

Baca Juga: Sebanyak 857 Ekor Sapi, Program Bupati dan Wakil Bupati TTU Segera Terealisasi ke 30 Desa

Namun, mereka menggunakan orang-orang lokal untuk memperoleh izin pembelian dan pengiriman ternak sapi ke luar wilayah NTT dari Dinas Peternakan Kabupaten TTU.

Akibatnya, harga penjualan ternak sapi ditekan habis-habisan dan merugikan para peternak sapi di wilayah tersebut.

Baca Juga: Antrean Panjang di SPBU Kembali Terjadi, Sejak Wacana Kenaikan BBM Bergulir

"Peternak sapi mengeluh harga sapi murah. Kuat dugaan, izin dipegang oleh orang TTU, tapi modalnya oleh orang-orang luar. Jadi, harga pembelian sapi ditekan,"ungkap salah satu sumber yang enggan namanya disebutkan, Rabu, (31/8/2022).

Menurutnya, para kartel sapi yang mendapat izin di TTU malah membeli sapi dari luar kabupaten dan mengirimkan sapi-sapi tersebut dengan hitungan kuota Kabupaten TTU.

Baca Juga: Lakmas NTT: RakyatKecil Jadi Korban Pencitraan, Polda NTT dan Jajaran Diminta Ungkap Pembuat Situs Judi Online

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

X