Tak Tuntas Dibangun Akhir Desember, RSP Ponu Bakal Jadi Beban Daerah

- Senin, 27 Juni 2022 | 09:26 WIB
Rumah Sakit (RS) Pratama atau Type D (Foto : Istimewa)
Rumah Sakit (RS) Pratama atau Type D (Foto : Istimewa)

VICTORY NEWS TTU - Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dinilai tidak siap menjemput program pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Ponu, yang dialokasikan Pemerintah Pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Pasalnya, hingga memasuki akhir Juni 2022 proses perencanaan pembangunan RSP Ponu belum berjalan.

Baca Juga: Pemerintah Dinilai Tidak Siap, Pembangunan RSP Ponu Terancam Gagal

Padahal, berdasarkan aturan yang berlaku, closing date sekaligus closing anggaran DAK setiap tahunnya jatuh pada 15 Desember.

Selain itu, tidak berlaku sistem multi years untuk proyek yang bersumber dari DAK.

Artinya, jika proses eksekusi anggaran terlambat, maka akan berujung pada tidak selesainya proses pembangunan fisik di lapangan sebelum closing date.

Baca Juga: Praktik Ilegal Logging Terjadi di Kawasan Hutan Negara Kecamatan Rinhat, Ratusan Pohon Raib

"Per 15 Desember, DAK sudah closing date sekaligus closing anggaran. Tidak mungkin harus dilanjutkan, kalaupun dilanjutkan, maka Pemerintah Daerah harus menyediakan sejumlah anggaran dari pos DAU untuk membiayai kelanjutan pembangunan RSP Ponu,"jelas Wakil Ketua DPRD TTU, Yasintus Lape Naif, Minggu (26/6/2022).

Yasintus melanjutkan, dari sisi anggaran, hal tersebut menimbulkan kerugian bagi Pemerintah Daerah. Sementara di satu sisi, DAK sudah membiayai seluruh pembangunan fisik termasuk alkes.

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

X