Harga BBM Eceran Mencekik Pasca Harga BBM Nasional Melambung

- Senin, 5 September 2022 | 12:49 WIB
Salah satu lapak jualan BBM eceran hasil timbunan BBM bersubsidi di Kota Kefamenanu.  (Gusty Amsikan/VN)
Salah satu lapak jualan BBM eceran hasil timbunan BBM bersubsidi di Kota Kefamenanu. (Gusty Amsikan/VN)

VICTORY NEWS TTU - Kebijakan Pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi turut direspon cepat penjual eceran di Kota Kefamenanu.

Para pengecer pun tak mau ketinggalan. Mereka mematok harga Rp.13.000 untuk BBM jenis Pertalite dan Rp.10.000 untuk Solar.

Baca Juga: Kebijakan Pemerintah Menaikkan Harga BBM, Tuai Protes dan Keluhan Masyarakat

Kebijakan itu diambil pasca harga Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Harga Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi Rp 6.800 per liter Harga Pertamax dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Lapak-lapak BBM eceran yang terpajang di Kota Kefamenanu tak nampak kekurangan stok BBM. Padahal, untuk mendapat BBM pada 3 SPBU di Kota Kefamenanu, para pengendara harus rela antrean.

Baca Juga: Sidang Perdana Korupsi Alkes RSUD Jilid II, Fee Proyek dan Keuntungan Mark Up Harga Dibagi Hingga Penguasa

"Pertalite kami jual dengan harga Rp.12.000 dari harga eceran sebelumnya Rp.10.000. Sedangkan Solar Rp. 10.000 dari harga sebelumnya Rp.8000," Felix, salah satu penjual BBM eceran di Kota Kefamenanu, Senin, (5/9/2022).

Terpantau lapak-lapak eceran yang menjamur di Kota Kefamenanu kompak dan serentak mematok harga eceran serupa, sejak Pemerintahan Pusat secara nasional memberlakukan satu harga.

Baca Juga: DPRD Beri Tanggapan Tegas Terhadap Tuntutan GMNI Kefamenanu

Halaman:

Editor: Gusty Amsikan

Tags

Terkini

DPRD Gelar Sidang Dua, Pemerintah Ajukan Dua Ranperda

Minggu, 25 September 2022 | 12:51 WIB

Pemkab TTU Kembangkan Lamtoro Teramba Ratusan Hektare

Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:22 WIB
X